FASI XIII BADKO Rayon Ngawen, 265 Anak Ikuti Festival dan 500 Santri Hadiri Temu Santri
NGAWEN, GUNUNGKIDUL 4/10/2026 — Festival Anak Sholih (FASI) XIII dan Temu Santri BADKO Rayon Ngawen berlangsung sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak dan santri untuk belajar, berprestasi, dan menumbuhkan keberanian tampil di hadapan masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BADKO Rayon Ngawen tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari lembaga pendidikan Al-Qur’an se-Kapanewon Ngawen. Berdasarkan laporan Ketua Panitia, tercatat sebanyak 265 peserta mengikuti Festival Anak Sholih (FASI) XIII, sementara kegiatan Temu Santri diikuti sekitar 500 santri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan, tetapi juga berkarakter, percaya diri, berakhlak, serta mencintai Al-Qur’an.
Dalam laporan panitia disampaikan bahwa pelaksanaan FASI XIII dan Temu Santri mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para donatur, dermawan, lembaga pendidikan Al-Qur’an, ustadz dan ustadzah, serta seluruh keluarga besar BADKO Rayon Ngawen.
Laporan Keuangan Disampaikan Secara Terbuka
Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan, panitia juga menyampaikan laporan keuangan pelaksanaan kegiatan.
Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, dermawan, lembaga, ustadz dan ustadzah, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk, baik tenaga, pikiran, waktu maupun materi.
“Tanpa kebersamaan dan dukungan dari seluruh pihak, kegiatan ini tentu tidak akan dapat terlaksana dengan baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam laporan panitia.
Menumbuhkan Generasi Qur’ani
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, FASI XIII dan Temu Santri BADKO Rayon Ngawen diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda Islam agar semakin dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki karakter yang baik.
Panitia berharap kegiatan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan Al-Qur’an di wilayah Kapanewon Ngawen serta memperkuat silaturahmi antarlembaga pendidikan Al-Qur’an.
Semangat yang dibangun bukan sekadar menghasilkan juara dalam perlombaan, tetapi juga menumbuhkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, percaya diri, dan mencintai Al-Qur’an.
Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses persiapan maupun pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan.
FASI XIII dan Temu Santri BADKO Rayon Ngawen menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kebersamaan berbagai elemen pendidikan Al-Qur’an dapat menjadi kekuatan penting dalam menyiapkan generasi penerus yang Qur’ani dan berkarakter.