FASI Rayon Nglipar Jadi Ajang Pembinaan dan Pengembangan Potensi Santri
NGLIPAR, GUNUNGKIDUL – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Rayon Nglipar menjadi ajang pembinaan, pengembangan potensi, dan peningkatan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh 224 peserta yang berasal dari 11 unit Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di wilayah Kapanewon Nglipar.
Kegiatan FASI Rayon Nglipar dihadiri oleh Panewu Kapanewon Nglipar, Sugito, S.H., M.H.; Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Nglipar, Muhammad Syukur, S.H.I.; Sekretaris Badko TKA-TPA Kabupaten Gunungkidul, Mustofa Rofi’i; serta Ketua Badko TKA-TPA Rayon Nglipar, Eko Wahyudi, S.Pd.
Keikutsertaan 224 santri dari 11 unit TPA menunjukkan antusiasme yang tinggi dari lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Nglipar dalam mendukung pembinaan generasi muda Islam. FASI menjadi wadah bagi para santri untuk menampilkan kemampuan, mengasah keterampilan, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui berbagai cabang perlombaan.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun karakter, melatih sportivitas, dan mempererat ukhuwah Islamiyah antarsantri maupun antarlembaga TPA.
Kehadiran unsur pemerintah kapanewon, KUA, dan pengurus Badko TKA-TPA menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an serta pembinaan anak-anak sejak usia dini. Sinergi berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat keberlangsungan pendidikan TKA-TPA dan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Melalui FASI Rayon Nglipar, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri. Bagi para ustaz dan ustazah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar lahir generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
FASI bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi Islam yang cerdas, berkarakter, dan mencintai Al-Qur’an.
Diskusi & Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan umpan balik!