90 Ustadz/Ustadzah se-Gunungkidul Ikuti Sosialisasi Sambung Rasa Pimpinan DPRD DIY
90 Ustadz/Ustadzah se-Gunungkidul Ikuti Sosialisasi Sambung Rasa Pimpinan DPRD DIY

Wonosari – Sebanyak 90 ustadz dan ustadzah dari berbagai wilayah di Kabupaten Gunungkidul mengikuti kegiatan Sosialisasi Sambung Rasa bersama Pimpinan DPRD DIY yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 12.30 WIB bertempat di BMT Mulia Wonosari.  

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua DPRD DIY, Ir. Imam Taufiq, yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sambung rasa antara anggota dewan dengan masyarakat, khususnya dalam hal ini para penggerak pendidikan Al-Qur’an di Gunungkidul.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Imam Taufiq juga menyampaikan apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah yang selama ini telah berperan aktif dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an di TKA-TPA. 

Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Bapak Iwan Isbumaryani dan Bapak Arif Wibowo. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi terkait Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 4 Tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta.

Perda tersebut menjelaskan tentang nilai-nilai budaya yang menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta, di antaranya nilai religius, moral, kemasyarakatan, adat dan tradisi, pendidikan, serta semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Melalui sosialisasi ini, para ustadz dan ustadzah diharapkan dapat memahami serta ikut menanamkan nilai-nilai budaya Yogyakarta yang luhur kepada para santri dan anak-anak TPA, sehingga terbentuk generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama tetapi juga memiliki karakter budaya yang baik.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta semakin memperkuat peran para ustadz dan ustadzah dalam membina generasi yang berakhlak mulia.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)