Portal Resmi Badan Koordinasi TPA Gunungkidul
Memuat Waktu...
Informasi
Pendataan Unit TPA se DIY dibuka kembali Batas Akhir Pendataan Unit TPA Tahap Pertama Badan Koordinasi Wilayah TKA-TPA DIY adalah Tanggal 31 Juli 2026 pukul 23.59
🕌
Pendaftaran Terbuka

Ingin jadi bagian dari Badko TPA Gunungkidul?

Mari bergabung bersama kami dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.

DAFTAR DI SINI!

64 Titik di Gunungkidul Terima Bantuan Air Bersih, Badko TKA-TPA Turut Hadir

Admin 31 Aug 2026 102 Views
64 Titik di Gunungkidul Terima Bantuan Air Bersih, Badko TKA-TPA Turut Hadir

GUNUNGKIDUL 30/8/26 – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul terus dilakukan melalui kegiatan Bantuan Sosial (Bansos) Air Bersih untuk Masjid, Mushola, Lembaga Pendidikan, dan Masyarakat. Kegiatan ini menyasar wilayah Kapanewon Panggang, Purwosari, Saptosari, dan Paliyan.

Sebanyak 64 titik penerima manfaat menjadi sasaran penyaluran air bersih. Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah masjid, mushola, TK, PAUD, SD, MI, SMP Muhammadiyah Panggang, serta beberapa warga yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Selain penyaluran bantuan air bersih, kegiatan juga dirangkai dengan silaturahmi dan pengajian sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat ukhuwah antara para donatur, penggerak dakwah, aktivis TPA, pengurus Badko TPA, dan masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Ar-Rohman, Padukuhan Waru, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Gunungkidul. Acara dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Miftahunnajah Yogyakarta, jamaah binaan Roudlatul Jannah Pandhean Yogyakarta, jamaah binaan Al Hidayah Demangan Yogyakarta, aktivis TPA, pengurus Badko TPA Panggang, dukuh, RW, takmir masjid dari perwakilan penerima manfaat, serta jamaah Padukuhan Waru, Girisekar, Panggang.

Dari Badko TKA-TPA Kabupaten Gunungkidul, turut hadir Ust. Ruswanto. Kehadiran Badko menjadi bagian dari dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi persoalan kekeringan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari tuan rumah. Selanjutnya, sambutan dari pihak pesantren disampaikan oleh Pembina Pesantren Miftahunnajah Sleman, Ust. Trilasanto, S.T.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan pengajian yang disampaikan oleh Ust. Siswo Bowo Laksono. Pengajian menjadi momentum untuk menguatkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

Penyaluran air bersih secara simbolis menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat serta mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan pendidikan di berbagai lembaga yang menjadi penerima manfaat.

Kegiatan sosial ini sekaligus menunjukkan bahwa masjid, lembaga pendidikan Al-Qur'an, pesantren, dan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam gerakan kepedulian sosial. Di tengah kondisi kekeringan yang masih dirasakan di sejumlah wilayah Gunungkidul, bantuan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat berarti bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan kemanfaatan bagi sesama. Semangat berbagi dan kepedulian diharapkan terus tumbuh sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

64 titik sasaran bantuan air bersih yang meliputi masjid, mushola, lembaga pendidikan, hingga warga terdampak kekeringan menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat dilakukan secara bersama-sama dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Diskusi & Komentar 0

Komentar publik terlindungi

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan umpan balik!