Berita Terbaru
64
FASI XIII Kabupaten Gunungkidul Insyaallah akan Digelar 25 Oktober 2026, Ini Syarat Pesertanya
GUNUNGKIDUL – Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus evaluasi kemampuan santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA) di Kabupaten Gunungkidul. Dalam Juklak FASI XIII, penyelenggaraan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Rayon, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional. Untuk tingkat Kabupaten Gunungkidul, peserta merupakan utusan dari Rayon Kapanewon. Kapan FASI XIII Kabupaten Gunungkidul? Berdasarkan panduan resmi yang ditetapkan panitia, Insyaallah FASI XIII Tingkat Kabupaten Gunungkidul akan dilaksanakan pada Ahad, 25 Oktober 2026. Panduan tersebut disusun dan disahkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan pengurus BADKO TKA-TPA Daerah Istimewa Yogyakarta dan BADKO TKA-TPA Kabupaten/Kota. Dokumen itu menjadi acuan pelaksanaan FASI XIII di berbagai jenjang. Apa Syarat Peserta FASI XIII Gunungkidul? Tidak semua santri dapat langsung mengikuti FASI XIII tingkat Kabupaten. Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Pertama, peserta FASI tingkat Kabupaten merupakan Juara I FASI XIII tingkat Rayon (Kapanewon) pada cabang lomba yang telah ditentukan oleh BADKO TKA-TPA Kabupaten Gunungkidul atau panitia daerah. Kedua, peserta hanya diperbolehkan mengikuti satu cabang lomba. Selain itu, peserta tidak boleh pernah menjadi Juara I FASI Nasional sebelumnya pada jenjang unit dan bidang lomba yang sama. Ketiga, peserta harus benar-benar berstatus sebagai santri TKA, TPA, atau TQA pada unit yang terdaftar di BADKO TKA-TPA DIY. Peserta juga harus melengkapi dokumen berupa salinan Piagam Syukur jika memiliki dan/atau surat rekomendasi BADKO Rayon TKA-TPA. Identitas peserta dilengkapi surat keterangan dari BADKO Rayon. Batas Usia Peserta Juklak juga mengatur batas usia berdasarkan jenjang pendidikan. TKA: usia 4 sampai 7 tahun. TPA: usia 7 sampai 12 tahun. TQA: usia 12 sampai 15 tahun. Keabsahan usia peserta harus dibuktikan dengan scan akta kelahiran. Bagaimana Pendaftarannya? Pendaftaran peserta utusan Rayon Kapanewon dilakukan secara kolektif oleh Pengurus Rayon Kapanewon, paling lambat dua minggu sebelum pelaksanaan FASI XIII tingkat Kabupaten. Artinya, calon peserta perlu memastikan proses seleksi di tingkat Rayon telah dilalui dan dokumen persyaratan telah disiapkan sebelum didaftarkan ke tingkat Kabupaten. Cabang Lomba FASI XIII Gunungkidul FASI XIII Kabupaten Gunungkidul mempertandingkan berbagai cabang lomba untuk kategori TKA, TPA, dan TQA. Di antaranya Tartil Al-Qur’an, Adzan dan Iqomah, Peragaan Shalat, Ikrar dan Puitisasi Al-Qur’an, Nasyid Islami, Cerdas Cermat Al-Qur’an, Mewarnai, Menggambar, Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Juz ‘Amma, Syarhil Qur’an, Kisah Islami, Kaligrafi, serta Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia. Dengan demikian, bagi santri, orang tua, guru maupun pengelola TKA-TPA di Gunungkidul yang ingin mengikuti FASI XIII tingkat Kabupaten, hal penting yang perlu diperhatikan adalah hasil seleksi tingkat Rayon, kesesuaian jenjang dan usia, rekomendasi BADKO Rayon, serta kelengkapan dokumen peserta.Petunjuk Pelaksanaan bisa di download di sini Juklak FASI XIII Gunungkidul
Baca Selengkapnya
83
Meneladani Rasulullah ﷺ: Mengenal Sosok Nabi Muhammad ﷺ
Hari ini bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, hari yang sering diperingati umat Islam sebagai momentum untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. Beliau adalah manusia pilihan Allah yang diutus untuk membawa umat manusia dari kehidupan yang penuh kegelapan menuju jalan yang terang dengan iman dan kebaikan. Sebagai seorang santri, sudah seharusnya kita mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad ﷺ. Jangan hanya mengetahui namanya, tetapi juga mengenal bagaimana beliau hidup, bagaimana beliau berbicara, bagaimana beliau memperlakukan orang lain, serta bagaimana beliau beribadah kepada Allah. Nabi Muhammad ﷺ adalah sosok yang sangat mulia. Beliau dikenal sebagai orang yang jujur, amanah, penyayang, sabar, rendah hati, dan suka menolong. Bahkan sebelum diangkat menjadi Nabi, masyarakat Mekah telah mengenal beliau sebagai orang yang dapat dipercaya dan memberikan keteladanan dalam kehidupan. Nabi Muhammad ﷺ, Teladan bagi Kita Allah mengutus Nabi Muhammad ﷺ bukan hanya untuk menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga menjadi contoh terbaik bagi manusia. Sebagai santri, kita dapat meneladani beliau melalui kebiasaan sederhana setiap hari. 1. Menjadi Anak yang Jujur Rasulullah ﷺ selalu berkata benar. Beliau tidak pernah mengajarkan kita untuk berbohong. Kalau kita melakukan kesalahan, jangan takut untuk mengakuinya. Berani berkata jujur adalah salah satu bentuk meneladani Rasulullah ﷺ. 2. Menyayangi Sesama Rasulullah ﷺ sangat menyayangi anak-anak. Beliau bersikap lembut dan penuh kasih sayang. Kita juga harus menyayangi teman, adik, kakak, guru, dan orang tua. Jangan mengejek teman hanya karena berbeda dengan kita. Teman yang baik adalah teman yang suka membantu, bukan yang suka menyakiti. 3. Suka Menolong Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk membantu orang lain. Sebagai santri, kita bisa menolong dengan hal-hal sederhana. Membantu ibu di rumah, membantu guru, berbagi dengan teman, atau membantu teman yang kesulitan adalah perbuatan yang baik. 4. Rajin Beribadah Rasulullah ﷺ adalah manusia yang sangat dekat dengan Allah. Beliau rajin salat, berdoa, membaca Al-Qur'an, dan melakukan kebaikan. Karena itu, kita sebagai santri harus belajar mencintai ibadah. Jangan malas salat dan mengaji. 5. Memiliki Akhlak yang Baik Rasulullah ﷺ memiliki akhlak yang sangat mulia. Kita dapat mencontohnya dengan membiasakan: Mengucapkan salam. Berbicara dengan sopan. Menghormati orang tua dan guru. Tidak berkata kasar. Tidak mengejek teman. Meminta maaf ketika salah. Mengucapkan terima kasih ketika dibantu. Suka berbagi dan menolong. Mengenal Nabi, Mencintai Nabi, Meneladani Nabi Mengenal Nabi Muhammad ﷺ bukan hanya menghafal nama dan kisah kelahiran beliau. Kita perlu mengenal akhlaknya, perjuangannya, kasih sayangnya, dan ajarannya. Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan kita untuk mencintai Allah, menyayangi sesama, menghormati orang tua, berbuat baik kepada tetangga, membantu orang yang membutuhkan, serta menjauhi perbuatan buruk. Sebagai santri, mari kita jadikan peringatan 12 Rabiul Awal sebagai kesempatan untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah ﷺ. Tidak perlu menunggu menjadi dewasa untuk meneladani beliau. Mulailah dari sekarang, dari hal-hal kecil. Mulai hari ini kita belajar menjadi anak yang lebih jujur, rajin salat, rajin mengaji, sopan kepada orang tua dan guru, menyayangi teman, suka menolong, dan sabar menghadapi kesulitan. Semoga dengan mengenal dan meneladani Rasulullah ﷺ, kita menjadi anak-anak yang memiliki akhlak mulia dan mendapatkan cinta serta syafaat beliau kelak. Mari kita buktikan cinta kepada Rasulullah ﷺ bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan mengikuti akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد ﷺ Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ. Semoga semakin cinta kepada Rasulullah dan semakin baik akhlak kita.
Baca Selengkapnya
94
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Al-Qur'an, Pemerintah Kalurahan Putat Gelar Peningkatan Kapasitas Pengajar TPA
GUNUNGKIDUL, PUTAT — Pemerintah Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pengelola serta pengajar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) se-Kalurahan Putat pada Ahad (23/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid An Nur, Padukuhan Gumawang, Putat, Patuk. Langkah ini diambil oleh Pemerintah Kalurahan Putat sebagai bentuk komitmen dan upaya nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur'an serta memperkuat manajerial pengelolaan TPA di wilayahnya. Bertindak sebagai penanggung jawab acara kegiatan ini adalah Kamituwa Kalurahan Putat, Sri Wahyuni, S. Kom., serta turut dihadiri oleh Lurah Putat, Rusbandi dan Carik Kalurahan Putat, Suprapti, A. Md. Pust. Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber utama yakni Ketua Badan Koordinasi (Badko) TPA Kabupaten Gunungkidul, Ust. Arif Tyas Firitiyanto, S.E, M.A.. Adapun materi peningkatan kapasitas yang disampaikan meliputi: Manajemen Pengelolaan TPA Kurikulum TPA Melalui materi tersebut, kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan, arahan, serta strategi komprehensif agar metode pengajaran oleh para ustaz dan ustazah menjadi lebih efektif, kreatif, dan menyenangkan bagi para santri. Lurah Putat, Rusbandi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penguatan kapasitas para pengajar TPA sangat krusial guna membentuk generasi muda yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki karakter dan akhlakul karimah sejak dini. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Diharapkan melalui pelatihan ini, sinergi antara pengurus TPA, Pemerintah Kalurahan Putat, dan Badko TPA Kabupaten Gunungkidul dapat terus terjalin erat demi kemajuan pendidikan keagamaan masyarakat di wilayah Kalurahan Putat.
Baca Selengkapnya
97
Halaqah Putaran ke-8 Alumni KTA Rayon Semin Tahun 2026 Digelar di TPA Masjid Al Amin Jelok
Semin, Gunungkidul 22/8/2026 — Halaqah Alumni KTA Rayon Semin putaran ke-8 Tahun 2026 kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas bacaan Al-Qur’an para alumni. Kegiatan berlangsung di TPA Masjid Al Amin, Jelok, Semin, Gunungkidul, dan diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Halaqah tersebut dihadiri Ketua Tim Munaqisy sekaligus Kabiro Diklat Badko, Ust. Ruswanto, serta Ketua Umum Badko TKA-TPA Gunungkidul. Turut hadir Ketua Badko Rayon Semin beserta jajaran Pengurus Harian (PH). Sebanyak 30 alumni KTA mengikuti kegiatan ini. Selain para alumni, kegiatan juga mendapat sambutan positif dari jamaah sekitar Masjid Al Amin Jelok, yang turut hadir dan mengikuti rangkaian pembelajaran. Pada putaran ke-8 ini, peserta mendapatkan materi kelanjutan Irama Murotal serta Pendalaman Ilmu Tajwid dan Implementasinya. Materi diberikan tidak hanya untuk menambah pemahaman secara teori, tetapi juga diarahkan pada praktik sehingga peserta dapat menerapkannya secara langsung dalam membaca Al-Qur’an. Kegiatan halaqah alumni KTA ini menjadi salah satu sarana penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan setelah menyelesaikan pendidikan KTA. Melalui kegiatan rutin tersebut, para alumni diharapkan terus meningkatkan kemampuan, menjaga kualitas bacaan, serta dapat berkontribusi dalam pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta dan jamaah menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan Al-Qur’an masih sangat dibutuhkan sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di tingkat rayon dan unit TPA. Insya Allah, Halaqah Alumni KTA Rayon Semin akan kembali dilaksanakan pada putaran berikutnya di bulan September 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk terus mempererat silaturahmi alumni sekaligus meningkatkan kompetensi dalam membaca dan mengajarkan Al-Qur’an.
Baca SelengkapnyaGaleri Foto
Ujian Munaqosyah KMI di SDMU Al Fatih Patuk
Updating Data Unit
Pelantikan Pengurus Badko TPA Gunungkidul Periode 2025-2029
Pleno Wilayah
Peduli Aceh
Sarasehan
Galeri Video
Badko TKA TPA Rayon Paliyan - Lomba Konten Kreatif Semarak Musyda 2022
Sarasehan Seputar TPA Bersama Wali Santri TPA Al Farobi Karangmojo
MERIAAH!! Pelantikan Pengurus Badko Rayon Semin Dibarengi Temu Santri
Pelantikan Pengurus Rayon Wonosari Dihadiri Ratusan Santri
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Daftar Domain Badko Rayon se-Gunungkidul
Jaringan website resmi Badko TPA tingkat Kapanewon / Rayon